MEDIAPESISIRNEWS.com, ROHIL | Tepat pada 20 Februari 2026, genap satu tahun kepemimpinan Bupati Rokan Hilir H. Bistamam dan Wakil Bupati Jhony Charles sejak dilantik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di Istana Kepresidenan.
Dalam kurun waktu 365 hari, duet kepala daerah periode 2025–2030 ini menunjukkan langkah pembangunan yang progresif, terarah, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Fokus pembangunan diarahkan pada penguatan infrastruktur, pelayanan dasar, tata kelola pemerintahan, hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Tema besar satu tahun kepemimpinan mereka sebagaimana tertuang dalam publikasi resmi pemerintah daerah yakni “Pengabdian Terus Berjalan, Melanjutkan Harapan Mewujudkan Perubahan yang Jauh Lebih Baik, Demi Rokan Hilir yang Sejahtera.”
Apresiasi Demisioner Ketua PMII UGM
Demisioner Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Gadjah Mada, Lukman Alrasyid, turut memberikan apresiasi atas capaian satu tahun kepemimpinan Bistamam–Jhony Charles.
Menurut Lukman, dalam waktu relatif singkat, keduanya mampu menunjukkan arah kebijakan yang jelas dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
"Dalam satu tahun ini terlihat adanya keseriusan membenahi sektor infrastruktur, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi rakyat. Ini fondasi penting untuk pembangunan jangka panjang Rokan Hilir,"ujarnya, Jum'at (20/2/2026).
Ia menilai, kombinasi pengalaman H. Bistamam sebagai tokoh senior dan energi muda Jhony Charles menciptakan kepemimpinan yang saling melengkapi dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Infrastruktur dan Tata Kelola Jadi Prioritas
Sejak awal masa jabatan, Bistamam–Jhony Charles menegaskan visi mewujudkan Rokan Hilir yang bermarwah, maju, sejahtera, beriman, dan berbudaya.
Di sektor infrastruktur melalui Dinas PUPR, sejumlah langkah konkret telah dilakukan, antara lain,
Pencegahan banjir dan pemeliharaan drainase
Pembuatan pintu air
Perbaikan dan pemeliharaan jalan
Pengecatan serta pembenahan jembatan
Langkah ini bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta membuka akses ekonomi ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Di sisi tata kelola pemerintahan, melalui BKPSDM dilakukan manajemen talenta, mutasi dan promosi jabatan, pengangkatan P3K (full & paruh waktu), serta optimalisasi aplikasi I-MUT guna meningkatkan profesionalisme birokrasi.
Pendidikan dan Kesehatan Diperkuat, melalui Disdikbud, pemerintah daerah menghadirkan sejumlah program diantaranya,
Program seragam sekolah gratis
Revitalisasi sekolah
Penyaluran bantuan PIP
Program Sekolah Garuda
Di sektor kesehatan (Dinkes), fokus diarahkan pada,
Penanganan malaria
Pembagian sembako
Penanganan stunting
Sementara itu, Rumah Sakit daerah juga mengalami peningkatan layanan melalui pembangunan gedung baru, pembaruan layanan intensif, penambahan alat kesehatan modern, serta tambahan dokter spesialis.
Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
Pada sektor pertanian dan perkebunan (DKPP), pemerintah melaksanakan:
Program cetak sawah dan OPLA
Peremajaan sawit (PSR)
Pengadaan alat dan mesin pertanian (ALSINTA)
Pasar murah dan swasembada pangan
Di sektor perikanan, dilakukan pembebasan nelayan, bantuan sembako dan alat tangkap, serta penambahan binaan Kelompok Usaha Bersama (KUB).
Disperindag juga melakukan penertiban pasar dan PKL, pengaktifan kembali pujasera, relokasi PKL, serta penyelenggaraan pasar murah untuk menjaga stabilitas harga.
Penataan Kota dan Sosial Kemasyarakatan
DLH fokus pada pembersihan aliran drainase, pemeliharaan kawasan kota, pencegahan sampah, serta pencegahan malaria di kecamatan pesisir.
Dinas Perkim menjalankan program sumur bor, perbaikan perumahan, bantuan rumah, serta penataan kawasan kumuh.
Dinsos menyalurkan bantuan nelayan, sekolah rakyat rintis, serta bantuan bencana.
Satpol PP memperkuat penertiban PKL, pengamanan kota, serta pengamanan kantor dan acara pemerintahan.
Sementara DPKAD memastikan gaji dan TPP 2025 dibayarkan penuh, melakukan audiensi ke pusat, serta menyelesaikan tunda salur dan DBH.
Deretan Penghargaan Nasional
Selain pembangunan fisik dan pelayanan publik, satu tahun kepemimpinan ini juga ditandai capaian prestisius di tingkat nasional.
H. Bistamam dianugerahi penghargaan Top Pembina BUMD 2025 dalam ajang Top BUMD Awards. Pada ajang yang sama, PT BPR Rokan Hilir (Perseroda) meraih penghargaan Top BUMD Awards Bintang 4, Top CEO BUMD 2025, serta Golden Champion 2025.
Penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola BUMD di Rokan Hilir dinilai profesional dan kompetitif secara nasional.
Fondasi Menuju Tahun Kedua
Memasuki tahun kedua kepemimpinan, tantangan pembangunan masih terbentang, mulai dari pemerataan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok daerah.
Namun satu tahun pertama telah menjadi fondasi kuat yang memperlihatkan arah pembangunan yang lebih terstruktur, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Demisioner PMII UGM, Lukman Alrasyid, berharap konsistensi ini terus dijaga.
"Yang terpenting adalah keberlanjutan dan pengawasan bersama. Jika ritme ini dipertahankan, Rokan Hilir akan semakin maju dan sejahtera," tutupnya.
Dengan pengalaman, kolaborasi, dan semangat pembaruan, kepemimpinan H. Bistamam dan Jhony Charles diharapkan terus melangkah mantap membawa Kabupaten Rokan Hilir menuju masa depan yang lebih bermarwah dan berkelanjutan.
Editor: Redaksi






