BAGANSIAPIAPI, MEDIAPESISIRNEWS.com | Angin kencang yang melanda perairan laut Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, pada Kamis (27/11/2025) lalu, diduga menjadi penyebab hilangnya dua orang nelayan. Hingga Minggu (30/11/2025) malam, proses pencarian masih terus dilakukan, namun keberadaan keduanya belum juga ditemukan.
Kedua nelayan tersebut masing-masing merupakan warga Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir dan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko. Sejak kabar kehilangan itu menyebar, suasana harap cemas menyelimuti keluarga korban dan warga sekitar.
" Saat ini masih dalam pencarian di laut, sudah memasuki hari keempat," ujar Isam Legen seorang warga Jalan Pasir, Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Minggu malam.
Menurut keterangan warga, angin kencang terjadi secara tiba-tiba di tengah laut disertai gelombang besar. Kondisi tersebut membuat aktivitas melaut menjadi sangat berbahaya dan diduga kuat menyebabkan nelayan sulit mengendalikan perahu.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah perairan Riau dan sekitarnya. Angin kencang berpotensi disertai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta gelombang laut tinggi.
BMKG juga mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan angin kencang, terutama pada malam hingga dini hari. Aktivitas melaut disarankan untuk ditunda bila kondisi cuaca tidak memungkinkan.
Hingga kini, upaya pencarian dilakukan secara mandiri oleh para nelayan setempat dengan menyisir sejumlah titik perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Keterbatasan armada dan peralatan pencarian menjadi kendala besar dalam penyisiran di laut lepas.
Peristiwa ini pun menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat Bagansiapiapi. Warga berharap adanya dukungan lebih dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses pencarian bisa dilakukan secara lebih maksimal dan terkoordinasi.
Sementara itu, informasi mengenai keterlibatan Basarnas setempat dalam operasi pencarian belum dapat dipastikan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Basarnas belum berhasil dikonfirmasi.
Sejumlah pihak berharap pemerintah dan aparat terkait dapat segera memberikan bantuan nyata, baik dalam pencarian korban maupun pendampingan psikososial bagi keluarga yang terdampak musibah ini.
Editor: Redaksi






