MEDIAPESISIRNEWS.com, BAGAN SIAPIAPI | Dinamika menjelang Pemilihan Penghulu (Pilkades) Bagan Jawa mulai memanas. Salah satu figur yang kini menjadi perbincangan masyarakat adalah Darmawi, tokoh muda yang dikenal aktif di bidang olahraga, pemerintahan desa, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pria yang akrab disapa Ucu Mawi itu resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai Bakal Calon Penghulu Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Kehadirannya dinilai membawa warna baru dalam kontestasi Pilkades, terutama dengan gagasan perubahan berbasis digitalisasi pelayanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat desa.
Nama Darmawi bukan sosok asing di tengah masyarakat Bagan Jawa. Ia pernah dikenal luas sebagai penggerak olahraga voli melalui klub legendaris Group BAJA yang sempat mengharumkan nama kampung halamannya di berbagai turnamen daerah. Di sisi lain, pengalaman birokrasi yang dimilikinya juga dinilai matang, mulai dari pernah menjabat Sekretaris Kepenghuluan hingga Anggota Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep) Bagan Jawa.
Dengan latar belakang tersebut, Darmawi tampil membawa semangat perubahan yang disebutnya berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat.
“Bagan Jawa memiliki potensi besar untuk berkembang. Yang dibutuhkan adalah tata kelola pemerintahan yang terbuka, cepat, modern, dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Darmawi saat dikonfirmasi. Minggu (24/5/2026).
Dalam langkah politiknya, Darmawi turut mendapat dukungan penuh dari sang istri, Siti Nakila, seorang guru Sekolah Dasar yang juga dikenal aktif di lingkungan pendidikan. Siti Nakila merupakan putri dari almarhum Syafwan, tokoh masyarakat dan budayawan Melayu yang dihormati masyarakat Bagan Jawa atas dedikasinya di dunia pendidikan dan seni kompang Melayu.
Berbekal pengalaman organisasi, pemerintahan, serta kedekatan emosional dengan masyarakat, Darmawi kini membawa visi besar menjadikan Bagan Jawa sebagai kepenghuluan mandiri, maju, dan berbasis pelayanan digital.
Salah satu program prioritas yang disiapkannya adalah penguatan ketahanan pangan melalui sektor peternakan dan perikanan darat. Menurutnya, program tersebut bukan sekadar meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja baru dan mendukung program strategis pemerintah.
“Kami ingin membangun peternakan ayam petelur, bebek petelur, hingga budidaya ikan air tawar yang terintegrasi. Hasilnya nanti bisa menopang kebutuhan program Makanan Bergizi Gratis sekaligus menjadi pemasok utama Koperasi Merah Putih,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada ekonomi, Darmawi juga menaruh perhatian pada pembangunan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pelestarian budaya Melayu yang menjadi identitas kuat masyarakat Bagan Jawa.
Ia mengusung visi:
“Mewujudkan Kepenghuluan Bagan Jawa yang Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya Melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Digital dan Berbasis Pelayanan Prima.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, Darmawi menyiapkan sejumlah misi strategis, di antaranya digitalisasi pelayanan publik, pemberdayaan UMKM dan sektor pertanian, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan nilai religius dan budaya Melayu, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kemunculan Darmawi di bursa Pilkades Bagan Jawa pun mulai menarik perhatian masyarakat. Sosoknya dinilai mewakili perpaduan antara pengalaman birokrasi, kedekatan sosial, dan semangat generasi muda untuk membawa perubahan di tingkat desa.
Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan modern, langkah Darmawi maju dalam Pilkades disebut menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi masa depan Bagan Jawa.
Editor: Redaksi








