BAGANSIAPIAPI, Mediapesisirnews.com | Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, dalam beberapa waktu terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan permukiman warga. Genangan air tidak hanya merendam rumah penduduk, tetapi juga mengganggu akses jalan yang menjadi jalur vital aktivitas masyarakat. Kamis (22/10/2026).
Salah satu wilayah yang terdampak banjir adalah Kelurahan Bagan Timur. Di sejumlah titik, air menggenangi badan jalan dan kawasan permukiman hingga mencapai hampir setinggi lutut orang dewasa.
Di tengah kondisi tersebut, Lurah Bagan Timur, Azlina, S.I.P., M.M., turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak sekaligus mengunjungi rumah warga yang terdampak banjir. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat serta mengetahui dampak banjir yang dirasakan warga.
Kehadiran lurah di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan warga kepada pemerintah daerah, sehingga penanganan banjir dapat dilakukan secara tepat sesuai kondisi di lapangan.
Pantau Kondisi Warga, Serap Aspirasi Masyarakat
Dalam peninjauan tersebut, Azlina melihat langsung kondisi genangan air yang merendam sejumlah kawasan. Kunjungan ke rumah warga juga menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi masyarakat yang terdampak akibat meningkatnya debit air.
Banjir yang merendam permukiman dan badan jalan berpotensi menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, pemantauan langsung di lapangan menjadi penting untuk mengetahui situasi terkini sekaligus mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Melalui peninjauan tersebut, berbagai kondisi yang ditemukan diharapkan dapat menjadi bahan koordinasi dan penyampaian laporan kepada pemerintah daerah guna mencari langkah penanganan yang sesuai.
Camat Bangko Turut Turun ke Lokasi Banjir
Peninjauan banjir di Kelurahan Bagan Timur juga dihadiri Camat Bangko, Aspri Mulya, S.STP., M.Si., bersama jajaran.
Kehadiran pihak kecamatan bersama pemerintah kelurahan menunjukkan adanya koordinasi dalam memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir.
Pemantauan secara langsung diharapkan dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi lingkungan, akses jalan, serta dampak genangan air terhadap aktivitas masyarakat.
Di sisi lain, penanganan banjir juga membutuhkan perhatian berkelanjutan, terutama apabila hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi. Kondisi tersebut menuntut kewaspadaan bersama agar dampak banjir terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan terhadap Anak
Di sela-sela peninjauan, Lurah Bagan Timur Azlina turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama banjir masih menggenangi permukiman dan jalan.
Perhatian khusus disampaikan kepada para orang tua agar senantiasa mengawasi anak-anak dan tidak membiarkan mereka bermain di genangan air tanpa pengawasan.
Imbauan tersebut penting mengingat genangan banjir dapat menyimpan berbagai risiko, seperti jalan berlubang yang tidak terlihat, arus air, hingga potensi bahaya dari instalasi listrik di sekitar kawasan yang terendam.
Masyarakat juga diharapkan menjaga keselamatan diri dan keluarga, terutama ketika harus melintasi jalan yang tergenang air.
Pemerintah kelurahan dan kecamatan diharapkan terus memantau perkembangan kondisi banjir serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditindaklanjuti.
Bagi warga, banjir bukan sekadar persoalan genangan air, melainkan juga menyangkut keselamatan keluarga, kelancaran aktivitas sehari-hari, dan kondisi lingkungan tempat tinggal.
Karena itu, langkah peninjauan langsung yang dilakukan pemerintah setempat diharapkan menjadi bagian dari upaya mendorong penanganan banjir yang berkelanjutan, sekaligus menghadirkan perhatian dan respons terhadap kebutuhan masyarakat Kelurahan Bagan Timur.
Editor: Redaksi




