Mediapesisirnews.com, BAGANSIAPIAPI – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar untuk kebutuhan nelayan di wilayah Bagansiapiapi dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi. Pasokan tersebut disalurkan melalui SPBU Batu 4 Bagansiapiapi yang dikelola oleh BUMD PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH).
Hal tersebut disampaikan Hendri BJ selaku Pengawas SPBU BUMD Batu 4 Bagansiapiapi. Menurutnya, distribusi dan pasokan Bio Solar bagi nelayan hingga saat ini berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat nelayan dapat terpenuhi sebagaimana mestinya.
"Alhamdulillah, kebutuhan Bio Solar untuk nelayan Bagansiapiapi sejauh ini tercapai dan stok dalam kondisi tersedia," ujar Hendri, minggu (21/6).
Ia menjelaskan, harga Bio Solar untuk nelayan saat ini berada pada angka Rp6.800 per liter sesuai ketentuan yang berlaku. Ketersediaan pasokan BBM tersebut memiliki peranan penting karena aktivitas nelayan sangat bergantung pada bahan bakar untuk mendukung operasional melaut sehari-hari.
Menurutnya, terjaganya ketersediaan stok menjadi salah satu upaya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang menggantungkan mata pencaharian dari hasil laut.
Dengan kondisi stok yang tetap terjaga, diharapkan para nelayan di Bagansiapiapi dapat menjalankan aktivitas penangkapan ikan secara lancar tanpa mengalami kendala terkait kebutuhan bahan bakar.
Pihak pengelola SPBU BUMD Batu 4 yang berada di bawah pengelolaan PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) juga memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM agar penyalurannya tepat sasaran dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat nelayan di daerah tersebut.
Editor: Redaksi








