Mediapesisirnews.com, BANGKO | Calon Penghulu Bagan Jawa, Zulpakar, SE., M.Si, kembali menyampaikan sejumlah program prioritas yang disebutnya sebagai bentuk komitmen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila diberikan amanah memimpin Kepenghuluan Bagan Jawa.
Tidak hanya menegaskan komitmennya untuk tidak menerima gaji dan tunjangan sebagai penghulu, Zulpakar juga menyampaikan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi gratis, pembangunan infrastruktur dasar, hingga pemberdayaan ekonomi warga.
"Apabila masyarakat memberikan kepercayaan kepada saya, maka seluruh visi dan misi yang telah disampaikan akan menjadi prioritas utama untuk direalisasikan secara bertahap dan terukur," ujar Zulpakar, Sabtu (6/6/2026).
Salah satu program yang mendapat perhatian masyarakat adalah penggratisan pengurusan Surat Keterangan Tanah (SKTR) dan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR). Selain itu, ia juga memastikan seluruh staf yang saat ini bertugas di kantor kepenghuluan tidak akan diberhentikan, dirotasi, ataupun diganti.
Menurutnya, stabilitas pemerintahan desa menjadi faktor penting dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, Zulpakar juga berkomitmen memberikan bantuan pembiayaan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia di Bagan Jawa.
Prioritaskan Air Bersih Melalui Program Sumur Bor
Dalam bidang infrastruktur dasar, Zulpakar mencanangkan pembangunan sumur bor di berbagai titik lingkungan Kepenghuluan Bagan Jawa sebagai solusi penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Program tersebut direncanakan menjangkau Jalan Sempurna, Jalan Makmur, Jalan Sidodadi, Jalan Sidomulyo, Jalan Tempe, Jalan Musholla, Jalan Karya Enggel, Jalan Jambu, Jalan Satria Tangko hingga jalan-jalan kecil lainnya yang tersebar di wilayah kepenghuluan.
Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi melalui kolaborasi Dana Kepenghuluan, program pemerintah pusat maupun dukungan CSR perusahaan.
Benahi Lampu Jalan, Wujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman
Selain penyediaan air bersih, Zulpakar juga menyoroti kondisi penerangan jalan yang dinilainya masih sangat minim.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan yang dilakukannya, sekitar 80 persen ruas jalan di Bagan Jawa masih berada dalam kondisi gelap meskipun sebagian fasilitas lampu jalan sudah tersedia.
Karena itu, ia berjanji akan melakukan pembenahan secara menyeluruh melalui perbaikan maupun penggantian lampu yang rusak dengan menggandeng instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan.
"Jalan yang terang bukan hanya membuat masyarakat nyaman, tetapi juga meningkatkan keamanan lingkungan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari," katanya.
Jalan Gang dan Drainase Jadi Fokus Utama
Dalam sektor pembangunan fisik, Zulpakar mengaku prihatin melihat kondisi sejumlah gang dan jalan lingkungan yang masih membutuhkan perhatian serius.
Ia berkomitmen melaksanakan pembangunan jalan secara merata dengan standar semenisasi sehingga akses mobilitas masyarakat menjadi lebih baik.
Tidak hanya itu, pembangunan drainase juga menjadi salah satu program prioritasnya. Menurutnya, masih banyak kawasan permukiman yang belum memiliki saluran pembuangan air yang memadai sehingga berpotensi menimbulkan genangan dan kerusakan jalan.
"Drainase yang baik merupakan fondasi lingkungan yang sehat dan nyaman. Karena itu, pembangunan saluran air akan menjadi prioritas bersama pembangunan jalan lingkungan," tegasnya.
Dorong Ketahanan Pangan Melalui Program Tanah Kebun Masyarakat
Di bidang ekonomi dan ketahanan pangan, Zulpakar berencana menyediakan lahan kebun masyarakat yang akan dikelola secara kelompok dengan pendampingan dan pengawasan dari pemerintah kepenghuluan.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, membuka peluang usaha baru, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pengembangan sektor pertanian dan perkebunan berbasis masyarakat.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus mampu menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
Siap Bekerja untuk Seluruh Warga
Zulpakar menegaskan bahwa seluruh program yang disampaikannya bukan sekadar janji politik, melainkan bagian dari tekad untuk membangun Bagan Jawa menjadi kepenghuluan yang maju, terang, sehat, produktif, dan sejahtera.
"Jika amanah itu diberikan kepada saya, maka saya akan bekerja untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan golongan. Pembangunan harus dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh warga Bagan Jawa," pungkasnya. (R1).
Editor: Redaksi








