Home / Berita Nasional

Euro Tembus Rp21 Ribu, Mahasiswa Indonesia di Eropa Mengeluhkan Lonjakan Biaya Hidup

Media Pesisir News - 06 Juni 2026, 21:37 WIB , Dibaca 19x

Euro Tembus Rp21 Ribu, Mahasiswa Indonesia di Eropa Mengeluhkan Lonjakan Biaya Hidup

Gambar Ilustrasi: dok_Mediapesisirnews.com


Mediapesisirnews.com – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang euro kembali menjadi perhatian. Berdasarkan data European Central Bank (ECB), kurs euro terhadap rupiah pada Jumat, 5 Juni 2026, mencapai sekitar Rp21.034 per euro, menandai level tertinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di berbagai negara Eropa, khususnya mahasiswa yang masih mengandalkan dukungan finansial dari keluarga di Indonesia.

Salah seorang mahasiswa Indonesia di Italia, Rahmalia Intan, yang tengah menempuh studi Magister Kebijakan Publik di University of Padua, mengaku kenaikan kurs euro sangat memengaruhi pengeluaran sehari-hari. Menurutnya, sejak memulai perkuliahan pada September 2025, nilai tukar euro terus mengalami kenaikan signifikan dari kisaran Rp18.000–Rp19.000 hingga kini menembus Rp21.000 per euro.

Kenaikan tersebut membuat kebutuhan hidup yang dibayarkan dalam euro menjadi jauh lebih mahal jika dikonversikan ke rupiah. Biaya yang sebelumnya membutuhkan sekitar Rp1,9 juta kini dapat mencapai Rp2,2 juta hingga Rp2,3 juta untuk jumlah euro yang sama.

Rahmalia menjelaskan bahwa dirinya mengandalkan kombinasi beasiswa Pemerintah Italia, pekerjaan paruh waktu, dan bantuan orang tua untuk memenuhi kebutuhan selama studi. Namun, pelemahan rupiah menyebabkan beban ekonomi keluarga di tanah air semakin berat.

Ia juga menyebut banyak mahasiswa Indonesia lainnya di Eropa menghadapi situasi serupa, terutama mereka yang membiayai pendidikan secara mandiri tanpa dukungan beasiswa penuh.

Di sisi lain, kondisi tersebut justru memberikan keuntungan bagi sebagian diaspora Indonesia yang memperoleh penghasilan dalam euro. Salah satunya Jasmine Fravartirahmi yang bekerja di Prancis. Dengan pendapatan dalam mata uang euro, ia mengaku dapat mengirimkan dana lebih besar kepada keluarganya di Indonesia tanpa harus menambah jumlah pengeluaran dalam euro.

Meski demikian, Jasmine berharap nilai tukar rupiah dapat kembali stabil demi menjaga daya beli masyarakat dan mendukung perekonomian nasional secara keseluruhan.

Para mahasiswa dan diaspora Indonesia di Eropa berharap pemerintah terus memperhatikan perkembangan ekonomi global yang berdampak langsung terhadap nilai tukar rupiah, sehingga stabilitas ekonomi nasional dapat tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi internasional yang terus berkembang.

Sumber: Diadaptasi dari laporan detikBali berjudul "Euro Tembus Rp 21 Ribu, Mahasiswa Indonesia di Eropa Tercekik Biaya Hidup" yang terbit pada 6 Juni 2026.

Editor: Redaksi

Share :

Terpopuler


Kejaksaan Agung Memeriksa 2 Saksi Terkait Perkara Impor Gula

Terpopuler

28 November 2023, 18:59 WIB

Kejaksaan Agung Memeriksa 2 Saksi Terkait Perkara Impor Gula

Berita Terbaru


Istana Pasir di Atas Bara

Berita Terbaru

05 Juni 2026, 14:51 WIB

Istana Pasir di Atas Bara

Berita Lama


Daftar 14 Negara yang Dilarang Masuk Indonesia Mulai Hari Ini

Berita Lama

07 Januari 2022, 11:39 WIB

Daftar 14 Negara yang Dilarang Masuk Indonesia Mulai Hari Ini
Ashanty Positif Omicron Usai Pulang dari Turki

Berita Lama

07 Januari 2022, 11:42 WIB

Ashanty Positif Omicron Usai Pulang dari Turki
DPD TOPAN RI Rohil Silaturahmi Ke Desa Aek Batu

Berita Lama

10 Januari 2022, 03:27 WIB

DPD TOPAN RI Rohil Silaturahmi Ke Desa Aek Batu