BANGKO, Mediapesisirnews.com | Suasana meriah dan penuh antusiasme mewarnai kawasan Batu Enam, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Rohil, saat ratusan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pagelaran seni budaya yang menampilkan atraksi Reok, Jaranan (Jaran Kepang/Kuda Kepang), hingga tarian Barong, yang berlangsung dengan semarak.
Sejak awal acara, warga dari berbagai kalangan terlihat memadati lokasi pertunjukan. Mereka tampak terpukau menyaksikan setiap gerakan dinamis para penari yang menampilkan kekayaan budaya Jawa dengan penuh penghayatan dan energi. Iringan musik tradisional yang khas semakin menambah nuansa magis dan memikat perhatian penonton.
Atraksi Reok yang identik dengan topeng besar dan kekuatan para pemain, serta tarian Jaran Kepang yang sarat unsur mistis dan budaya, menjadi daya tarik utama dalam pertunjukan tersebut. Tak kalah menarik, tarian Barong juga turut memukau penonton dengan gerakan yang atraktif dan penuh simbolik.
Di tengah membludaknya penonton, panitia pelaksana tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban, khususnya dalam hal parkir kendaraan. Hal ini dilakukan agar arus lalu lintas tetap berjalan lancar dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan, agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,"ujar salah satu panitia di sela-sela kegiatan.
Kesadaran masyarakat pun terlihat cukup baik, meskipun volume kendaraan yang datang cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap hiburan rakyat tetap dapat berjalan seiring dengan menjaga ketertiban umum.
Pagelaran seni budaya ini tidak hanya menjadi hiburan semata, namun juga menjadi ajang pelestarian budaya tradisional yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal. Kehadiran ratusan masyarakat menjadi bukti bahwa seni tradisi masih memiliki tempat di hati masyarakat.
Acara berlangsung meriah hingga selesai, meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton yang berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di masa mendatang.
Editor: Zen/Red.





