ROHIL, Mediapesisirnews.com– Kondisi Jalan Purwodadi, Batu Enam, di Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), yang mengalami kerusakan cukup memprihatinkan mendorong masyarakat untuk turun tangan melakukan gotong royong (goro).
Kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat setempat dengan melibatkan Datuk Penghulu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala dusun, ketua RW, ketua RT serta tokoh masyarakat. Warga bergotong royong menimbun bagian jalan yang rusak menggunakan material tanah dan batu agar kembali dapat dilalui dengan lebih baik.
Gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi infrastruktur di lingkungan mereka, sekaligus sebagai upaya sementara untuk membantu kelancaran akses warga yang setiap hari menggunakan jalan tersebut.
Kegiatan perbaikan secara swadaya itu turut mendapat dukungan dari salah seorang toke sawit, Sofyan Ardi, yang memiliki ladang di kawasan tersebut. Dukungan berupa material dan bantuan lainnya dimanfaatkan masyarakat untuk menimbun bagian jalan yang kondisinya sudah cukup parah.
Dusun Bagan Punak Meranti, Rahmat Sukur, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan masyarakat dalam mengatasi persoalan lingkungan, khususnya akses jalan yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga.
"Ini murni bentuk kepedulian dan gotong royong masyarakat. Kondisi jalan sudah cukup memprihatinkan, sehingga warga bersama-sama berusaha melakukan penimbunan agar bisa kembali dilalui dengan lebih nyaman," kata Rahmat Sukur kepada media, Senin (28/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Penghulu Bagan Punak Meranti Normansyah, Babinsa Bagan Punak Meranti Serka Alpin, serta Bhabinkamtibmas Bagan Punak Meranti Guslianto, bersama perangkat lingkungan dan masyarakat.
Sementara itu, Tokoh Pemuda Bagan Punak Meranti, Nanda, berharap kondisi Jalan Purwodadi mendapat perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir.
Menurutnya, penanganan secara swadaya yang dilakukan masyarakat merupakan langkah kepedulian warga, namun perbaikan yang lebih permanen tetap membutuhkan intervensi pemerintah melalui program pembangunan infrastruktur.
"Kami berharap Pemerintah Daerah tidak tutup mata melihat kondisi Jalan Purwodadi ini. Jalan tersebut merupakan urat nadi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari dan mendorong pergerakan ekonomi lokal," ujar Nanda.
Ia menambahkan, akses jalan yang layak sangat penting bagi masyarakat, termasuk bagi warga yang beraktivitas sebagai petani maupun pelaku usaha. Karena itu, perhatian terhadap infrastruktur dasar dinilai akan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat.
Warga berharap gotong royong yang dilakukan hari ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi perhatian bagi pemerintah untuk melakukan penanganan jalan secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
Editor: Redaksi





