ROHUL, Mediapesisirnews.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Ekonomi Kecil (Korek) Riau mengambil sikap tegas terkait pengelolaan keuangan di dunia pendidikan. Dalam waktu dekat, DPW LSM Korek Riau bakal melayangkan surat resmi kepada Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk meminta audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), periode 2023–2026. Minggu (25/10/2026).
Ketua DPW LSM Korek Riau, Miswan, S.Ag., menegaskan bahwa langkah ini diambil guna mendorong transparansi serta akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan. Selain itu, audit ini penting untuk memastikan setiap alokasi anggaran tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Langkah ini kami ambil demi memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan, agar penggunaannya benar-benar sesuai dengan aturan yang berlaku," ujar Miswan, belum lama ini.
Di sisi lain, upaya klarifikasi telah dilakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Korek Rokan Hulu, Hasan Basri. Ia mencoba menghubungi pihak sekolah melalui pesan maupun panggilan WhatsApp guna meminta keterangan terkait pengelolaan Dana BOS tersebut.
Namun, hingga berita ini diturunkan, upaya komunikasi itu belum membuahkan hasil. Nomor kontak pihak sekolah yang dihubungi tidak dapat tersambung. Belum diketahui secara pasti apakah kendala tersebut disebabkan oleh pengaturan privasi telepon genggam atau adanya gangguan teknis jaringan.
Kendati demikian, pihak DPC LSM Korek Rohul menegaskan tetap membuka ruang komunikasi dan terus berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak SMAN 1 Kunto Darussalam. Langkah ini dilakukan demi menjunjung tinggi prinsip keberimbangan informasi dan asas praduga tak bersalah dalam pemberitaan. (Red)
Sumber: LSM Korek Riau.
Editor: Lek.




