PEKAITAN, Mediapesisirnews.com | Ustadz Abdul Somad (UAS) meninjau pembangunan Masjid Nurul 'Ala yang berada di Desa Pedamaran, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (23/9/2026).
Kedatangan UAS disambut antusias oleh masyarakat setempat. Sejumlah unsur pemerintahan dan aparat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Pekaitan beserta jajaran, Penjabat Penghulu Pedamaran, personel kepolisian dan TNI, serta Inspektur Daerah Kabupaten Rokan Hilir.
Kehadiran UAS juga didampingi sejumlah pengurus dan anggota GP Ansor serta masyarakat yang antusias menyambut kunjungan tersebut.
Masjid Nurul 'Ala memiliki catatan tersendiri bagi UAS. Sebab, peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut pada 2024 lalu juga dilakukan langsung oleh UAS.
Dalam kesempatan itu, berdasarkan keterangan protokol acara, pembangunan Masjid Nurul 'Ala hingga saat ini telah menghabiskan dana sekitar Rp1 miliar lebih. Dana pembangunan tersebut bersumber dari swadaya masyarakat dan para pihak yang turut berkontribusi.
UAS menyampaikan bahwa keberadaan Masjid Nurul 'Ala memiliki posisi yang strategis. Menurutnya, setelah pembangunan selesai, masjid tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan bagi masyarakat.
"Masjid ini letaknya strategis. Kalau sudah selesai, insyaallah akan terisi terus-menerus," ujar UAS dalam sambutannya.
UAS juga mendorong pengurus masjid segera menyusun program pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak melalui sekolah mengaji. Program tersebut, kata dia, dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar membaca Al-Qur’an tanpa mengganggu kegiatan pendidikan formal mereka.
Selain itu, UAS mengingatkan pentingnya segera menyelesaikan administrasi tanah wakaf masjid. Ia meminta agar status tanah tempat berdirinya masjid segera diperjelas dan diikrarkan sebagai tanah wakaf melalui Kantor Urusan Agama (KUA).
Menurut UAS, langkah tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum terhadap aset masjid serta mencegah munculnya persoalan di kemudian hari.
"Kita bukan suuzan, tetapi kita tetap berhusnuzan kepada Allah SWT,” pesan UAS.
Di akhir sambutannya, UAS mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung pembangunan Masjid Nurul 'Ala dan menjadikannya sebagai tempat ibadah sekaligus pusat pembelajaran agama bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh UAS.
Setelah kegiatan tersebut, UAS melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin. Kunjungan tersebut dilakukan menjelang waktu Magrib.
Laporan: Rizki
Editor: Redaksi





